Saat Ditinggal Nikah Ini 5 Poin Penting yang Harus Kamu Pahami

Nggak akan ada habisnya kalau udah ngomongin soal cinta! Dari hal yang menyenangkan sampai hal yang menyedihkan akan kamu rasain. Dari yang berakhir happy ending hingga sad ending. Nah, hubungan cinta yang happy ending memang dambaan setiap orang. Tapi gimana kalo ternyata kisah cintamu berakhir sad ending? Ditinggal nikah misalnya?

Siapa, sih yang mau ditinggal nikah? Pastinya nggak ada yang mau. Tapi, kalau udah berurusan sama takdir, siapa yang bisa ngelak? Kita mungkin bisa aja bikin rencana indah buat hidup kita, tapi kalo Tuhan bilang ternyata itu bukan yang terbaik untuk kita, kita bisa apa?

Perihal jodoh itu memang sudah jadi rahasia Tuhan. Tapi ketika rencana dan niat baikmu untuk melangkah ke jenjang pernikahan sama si dia tak berjalan sesuai rencana dan yang ada si dia malah menikah dengan orang lain, ini bukan akhir duniamu kok! Ya, ini bukan akhir duniamu. Justru ini adalah awal dimana kamu harus menata ulang hatimu.

Kamu nggak perlu sumpah serapah untuk bilang si dia jahat, atau bilang Tuhan itu nggak adil. Kamu harus banget baca 5 poin ini supaya hati kamu lebih terbuka untuk menerima segala ketetapan yang sudah Tuhan atur sedemikian rupa untuk membuat hidupmu jauh lebih baik!

  • Ditinggal nikah bukan berarti akhir dari kisah cintamu. Di luar sana, masih banyak sosok yang lebih indah sedang menunggu

Coba deh kamu buka mata lebar-lebar. Kamu itu hidup bukan untuk dia seorang. Jadi buang jauh-jauh deh rencana kurang pintarmu untuk mengakhiri hidup. Lagipula, kalau kamu mengancam untuk mengakhiri hidupmu, apakah itu jadi jaminan si dia akan balik lagi ke kamu? Yang ada si dia makin ilfeel sama kamu.

  • Ajang intropeksi diri

Patah hati jadi kesempatan yang bagus buat kamu intropeksi diri. Kalau ngelihat dari sisi positifnya, kamu justru bisa semakin mengenal diri kamu sendiri. Kamu bisa berkaca lagi, sifat dan sikap kamu yang seperti apa, yang bikin si dia lebih memilih orang lain ketimbang kamu. Agar kesalahan yang sama nggak terulang lagi di saat kamu punya pasangan lagi. Patah hati jadi kesempatan yang bagus buat kamu intropeksi diri.

  • Jawaban dari doamu; jodoh yang baik akan datang di saat yang tepat

Ketika berdoa, mungkin kalimat ini sering sekali kamu ucapkan, “Ya Tuhan, berikanlah aku jodoh yang baik” atau “Ya Tuhan, jika si dia baik buatku, mohon dekatkan, namun jika tidak jauhkanlah aku dengan cara terbaikmu”. Nah, ketika si dia memutuskan untuk meninggalkanmu, ini bisa jadi jawaban atas doamu selama ini. Tuhan mengabulkan doamu dengan cara yang berbeda. Tuhan sudah menjawab bahwa si dia memang bukan yang terbaik untukmu, tapi kenapa kamu masih ngeyel dan cenderung menyalahkan keadaan?

  • Tuhan menyelamatkanmu dari orang yang salah

Pernah dengar kan kalimat ini “Demi menyelamatkanmu dari orang yang salah, Tuhan mematahkan hatimu”. Nah, inilah fakta hidup yang sedang kamu alami. Tuhan itu super duper baik banget sama kamu. Ini cara Tuhan untuk melindungi kamu dari orang yang salah. Tuhan sudah mempersiapkan pasangan terbaik untukmu, maka dari itu Tuhan menjauhkanmu dari orang yang (mungkin) kurang tepat.

  • Sarana perbaikan diri yang baik adalah ketika kamu jatuh sejatuh-jatuhnya

Selain jadi ajang intropeksi diri, ini bisa jadi kesempatan yang sangat bagus untuk kamu memperbaiki diri. Sering dengarkan kalimat, “Kalau mau dapet jodoh yang baik, kita pun harus baik dulu”. Persiapkan diri kamu sebaik-baiknya sebelum bertemu dengan jodoh pilihan Tuhan. Perbaiki diri supaya jodohmu nanti merasa beruntung mendapatkan kamu.

Nah, gimana sekarang? Masih mau ngedumel menyesali keadaan dan bilang Tuhan itu jahat? Nggak kan. Semoga sehabis ini pikiran kamu akan lebih terbuka lebar dan terus berpikir positif atas semua hal yang terjadi. Selalu yakin dan percaya bahwa rencana Tuhan jauh lebih indah daripada rencana yang sudah kita buat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *