Asal Jangan Nuduh ya Sayang, Ini Alasan Sahih Kenapa Cowokmu Tak Kunjung Melamar

Siapa sih yang nggak pengen nikah? Memiliki pasangan hidup adalah hal yang diinginkan oleh hampir seluruh manusia di dunia ini. Bagi yang telah memiliki pacar, masa iya mau pacaran melulu tanpa memikirkan masa depan. Kiranya setiap orang juga ingin melanjutkan hubungan pacarannya ke jenjang yang lebih serius, bukan?

Namun bagi beberapa orang, menikah bukanlah hal yang sesimpel itu. Banyak pertimbangan yang harus benar-benar dipikirkan secara matang. Terlebih bagi lelaki, yang notabene punya tingkat kedewasaan yang lebih lambat dari perempuan.

Oleh karenanya, banyak kaum lelaki yang menunda pernikahannya. Bagi kamu para perempuan, jangan buru-buru mengecap bahwa kebanyakan cowok PHP, ya. Simak alasan-alasan positif berikut ini agar kamu memahami kenapa beberapa lelaki menunda untuk menikah.

  • Masih ingin bebas

Menikah itu bukanlah sekadar pencapaian, melainkan sebuah keputusan. Bahkan boleh dibilang sebagai keputusan terbesar dalam hidup karena harus ada komitmen dan tanggung jawab yang besar.

Pola hidup setelah menikah pun tentu akan berubah. Tidak bisa lagi bebas hang out dengan teman-temannya, tidak bisa lagi pergi kemana pun dia suka dan pulang kapan pun dia mau. Oleh karena itu, banyak lelaki yang menunda menikah karena masih ingin bebas.

Nah, bebas di sini maksudnya adalah mereka belum mau ada batasan-batasan dalam hidupnya. Sederhananya, mereka masih ingin menikmati masa lajangnya lebih lama.

  • Ada prioritas yang lebih penting

Skala prioritas terkadang membuat sebagian pria menunda pernikahan. Bukan berarti menikah bukan hal yang penting, apalagi menggantungkan pasangan, bisa jadi mereka memiliki prioritas lain yang lebih mendesak.

Mereka ingin menuntaskan dulu apa yang jadi prioritas sebelum menjalani hubungan ke jenjang yang lebih serius dengan seseorang. Mungkin pula mereka sedang berjuang memenuhi segala kecukupan finansial keluarga, dan memastikan keluarganya bahagia terlebih dulu.

  • Belum siap mental maupun finansial

Sebelum menikah, banyak hal yang memang harus dipersiapkan secara matang, baik fisik, mental, maupun finansial. Mental yang dimaksud adalah kedewasaan diri sehingga bisa membina rumah tangga dengan bijaksana. Nah, beberapa lelaki menunda untuk menikah karena merasa belum siap mental.

Selain itu, kondisi finansial juga mempengaruhi kesiapan para lelaki untuk menikah. Faktor inilah yang mungkin jadi prioritas sehingga mereka menunda pernikahan. Bukan karena tidak ingin, melainkan mungkin sedang berusaha untuk memantaskan diri serta bisa menafkahi calon istrinya kelak

  • Masih fokus dengan karier

Karier merupakan salah satu hal yang krusial dalam hidup. Kenapa demikian? Ya, karena karier akan menentukan bagaimana kehidupan di masa depan.

Sebagian pria memilih untuk fokus terhadap karier terlebih dahulu dan menunda pernikahannya. Ditambah lagi ada perusahaan yang tidak mengizinkan karyawannya menikah dahulu sebelum mencapai suatu tingkatan tertentu. Bahkan ada juga beberapa orang yang beranggapan bahwa tanggung jawab berumah tangga setelah menikah bisa memperlambat kemajuan dalam berkarier.

Di lain sisi, mereka yang memilih fokus terlebih dahulu terhadap karier mungkin sedang mematangkan diri dan mencari bekal dalam hidup berumah tangga nanti. Mungkin ini juga yang jadi prioritas beberapa lelaki sehingga menunda pernikahannya, terlebih bagi para pria yang ingin mapan secara finansial sebelum menikah.

  • Belum menemukan wanita yang cocok

Alasan berikutnya yang menyebabkan pria belum juga memutuskan untuk menikah adalah karena belum memiliki pasangan alias jomblo. Ya, mau menikah bagaimana? Sosok wanita yang akan dinikahi saja belum ada.

Meski begitu, ada juga sebagian pria yang masih tetap menunda pernikahannya walaupun sudah memiliki pasangan atau pacar. Bisa jadi karena mereka masih belum yakin dan cocok dengan pasangan mereka sekarang.

Nah, Ketidakyakinan inilah yang membuat mereka membutuhkan waktu untuk menegaskan keyakinan. Mungkin mereka merasa belum terlalu cocok dalam hal pemikiran, kepribadian, atau hal-hal lain semacamnya. Bukan berarti mereka tidak mencintai pasangan mereka, tapi mungkin mereka butuh untuk lebih meyakinkan bahwa dia adalah wanita yang cocok dan tepat untuk menjadi pendamping hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *